Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

Bulan dalam Sendu

Ini terlihat seperti aku jatuh cinta untuk yang kedua kalinya. Setelah yang pertama hijrah dari hati kecil ku yang remuk bagai karang yang terkikis oleh ombak laut yang ganas. Mengindahkan seseorang seperti aku baru saja memiliki sesuatu yang amat sangat berharga. Mengaguminya lebih dari hal indah apapun yang aku lihat.  Ya, hanya Dia.  Sampai aku akhirnya membuat kesepakatan pada diri ini untuk berhenti dan melupakan perasaan ini apabila hal seperti malam ini terjadi lagi. Galau. Aku galau lagi karena Dia. 

Teruslah...

Teruslah memanggil hingga kau merasa cukup untuk terdiam... Teruslah mengagumi hingga kau merasa cukup untuk menutup mata dari pesonanya... Teruslah berjuang hingga kau merasa cukup berkorban waktu dan tenaga tanpa hasil yang nyata... Teruslah tersenyum hingga kau merasa cukup untuk berpaling dari nya... Teruslah bertahan hingga kau merasa cukup untuk mengistirahatkan segalanya... Teruslah berpura-pura hingga kau merasa cukup untuk membuat kenyataan... Teruslah mencintai hingga kau merasa cukup untuk memberikan cintamu padanya.... Lalu teruslah berdoa meski tak akan cukup untukmu meminta balasan dari cintanya... Dari Aku yang terperdaya olehmu